15 November 2012

Mining Terminology (Istilah Tambang) Part 1

 
Istilah Tambang (Part 1)
1.  Bund Wall  : Tanggul Pengaman.     
2.  Request Level (RL) : Ketinggian/level/elevasi sesuai yang diminta 
3.  Disposal : Tempat pembuangan / penumpukan material tak     ” dipakai “ (OB, Sub Soil, Dll).   
4.  Waste Dump : Nama lain disposal.     
5.  Waste : Material-material yang tidak “dipakai”.     
6.  Top Soil : Tanah pucuk yang mengandung “hara” (bahan      yang menyuburkan tanah.    
7.  Sub Soil : Tanah di bawah lapisan Top Soil tetapi diatas OB.     
8.  Stripping Ratio (SR) : Perbandingan jumlah volume batuan (OB, waste)    yang harus dibongkar untuk mendapatkan sejumlah  SR = 1 : 5 
9.   End Wall : Dinding atau batas akhir dari penambangan. Biasanya terdapat diujung daerah penambangan (melintang strike).           
10. Settling Pond : Kolam Pengendapan.     
11. Mud Pond : Kolam Penampungan lumpur.     
12. ROM (Stock Pile) : Run Off Mine, Raw Off Mine     
13. Fleet : Sekumpulan Armada Produksi. Biasanya terdiri dari Excavator, Truck & alat pendukungnya  DZ, GD dll. 
14. Match Factor : Angka yang menunjukkan hasil perbandingan antara  produksi alat muat dengan alat angkut yang dilayani.   
15. Idle : Waktu hilang karena sebab yang tidak dapat  dikontrol manusia, seperti  Hujan, Kabut, dll.    
16. Delay : Waktu hilang yang dapat dikontrol / dibatasi oleh tindakan     manusia, seperti  Rest Time, Refueling, Move karena blasting. 
17.  Slippery : Wet condition, Waktu yang hilang setelah hujan sampai dengan kering dan dapat beroperasi  kembali.  
18.  Rain : Waktu selama hujan berlangsung.     
19.  BCM : Bank Cubic Meter  volume insitu (di tempat).     
20.  LCM : Loose Cubic Meter  Volume terurai / gembur.     
21.  AMD : Acid Mine Drainage, Pengaliran air asam tambang  (Pengaturan aliran air).       
22.  Cross Fall : Bentuk normal kemiringan jalan (cross section) satu atau dua arah.     
23.  Cut Back  : Pemotongan pit dilakukan secara bertahap dengan garis potong  sejajar dengan garis pit design, hal ini biasa dilakukan untuk mengimbangi stripping ratio pada proses pengerjaan tahap – tahap  
24.  Grade : Kemiringan jalan (%), misalnya 4 %.     
25.  Grade : Kandungan / kadar mineral berharga dalam bijih (Ore seperti Emas, grade dengan satuan 4 gr/ ton).

0 comments:

Post a Comment

Powered By

Kaskus - The Largest Indonesian Community

Followers